Archive for July, 2005

Jodoh dan Kedewasaan Kita …

Monday, July 25th, 2005


Jodoh adalah problema serius, terutama bagi para
Muslimah. Kemana pun mereka melangkah,
pertanyaan-pertanyaan "kreatif" tiada henti
membayangi. Kapan aku menikah? Aku rindu seorang
pendamping, namun siapa? Aku iri melihat wanita muda
menggendong bayi, kapan giliranku dipanggil ibu? Aku
jadi ragu, benarkah aku punya jodoh? Atau
jangan-jangan Tuhan berlaku tidak adil?

Jodoh serasa ringan diucap, tapi rumit dalam realita.
Kebanyakan orang ketika berbicara soal jodoh selalu
bertolak dari sebuah gambaran ideal tentang kehidupan
rumah tangga. Otomatis dia lalu berpikir serius
tentang kriteria calon idaman. Nah, di sinilah segala
sedu-sedan pembicaraan soal jodoh itu berawal. Pada
mulanya, kriteria calon hanya menjadi ‘bagian
masalah’, namun kemudian justru menjadi inti
permasalahan itu sendiri.

Di sini orang berlomba mengajukan "standardisasi"
calon: wajah rupawan, berpendidikan tinggi, wawasan
luas, orang tua kaya, profesi mapan, latar belakang
keluarga harmonis, dan tentu saja kualitas keshalihan.

Ketika ditanya, haruskah seideal itu? Jawabnya ringan,
"Apa salahnya? Ikhtiar tidak apa, kan?" Memang, ada
juga jawaban lain, "Saya tidak pernah menuntut. Yang
penting bagi saya calon yang shalih saja." Sayangnya,
jawaban itu diucapkan ketika gurat-gurat keriput mulai
menghiasi wajah. Dulu ketika masih fresh, sekadar
senyum pun mahal.

Tidak ada satu pun dalih, bahwa peluang jodoh lebih
cepat didapatkan oleh mereka yang memiliki sifat
superior (serbaunggul). Memperhitungkan kriteria calon
memang sesuai sunnah, namun kriteria tidak pernah
menjadi penentu sulit atau mudahnya orang menikah.
Pengalaman riil di lapangan kerap kali
menjungkirbalikkan prasangka-prasangka kita selama
ini.

Jodoh, jika direnungkan, sebenarnya lebih bergantung
pada kedewasaan kita. Banyak orang merintih pilu,
menghiba dalam doa, memohon kemurahan Allah, sekaligus
menuntut keadilan-Nya. Namun prestasi terbaik mereka
hanya sebatas menuntut, tidak tampak bukti kesungguhan
untuk menjemput kehidupan rumah tangga.

Mereka bayangkan kehidupan rumah tangga itu indah,
bahkan lebih indah dari film-film picisan ala bintang
India, Sahrukh Khan. Mereka tidak memandang bahwa
kehidupan keluarga adalah arena perjuangan, penuh liku
dan ujian, dibutuhkan napas kesabaran panjang, kadang
kegetiran mampir susul-menyusul. Mereka hanya siap
menjadi raja atau ratu, tidak pernah menyiapkan diri
untuk berletih-letih membina keluarga.

Kehidupan keluarga tidak berbeda dengan kehidupan
individu, hanya dalam soal ujian dan beban jauh lebih
berat. Jika seseorang masih single, lalu dibuai
penyakit malas dan manja, kehidupan keluarga macam apa
yang dia impikan?

Pendidikan, lingkungan, dan media membesarkan generasi
muda kita menjadi manusia-manusia yang rapuh. Mereka
sangat pakar dalam memahami sebuah gambar kehidupan
yang ideal, namun lemah nyali ketika didesak untuk
meraih keidealan itu dengan pengorbanan. Jika harus
ideal, mereka menuntut orang lain yang menyediakannya.
Adapun mereka cukup ongkang-ongkang kaki. Kesulitan
itu pada akhirnya kita ciptakan sendiri, bukan dari
siapa pun.

Bagaimana mungkin Allah akan memberi nikmat jodoh,
jika kita tidak pernah siap untuk itu? "Tidaklah Allah
membebani seseorang melainkan sekadar sesuai
kesanggupannya." (QS Al Baqarah, 286). Di balik
fenomena "telat nikah" sebenarnya ada bukti-bukti
kasih sayang Allah SWT.

Ketika sifat kedewasaan telah menjadi jiwa, jodoh itu
akan datang tanpa harus dirintihkan. Kala itu hati
seseorang telah bulat utuh, siap menerima realita
kehidupan rumah tangga, manis atau getirnya, dengan
lapang dada.

Jangan pernah lagi bertanya, mana jodohku? Namun
bertanyalah, sudah dewasakah aku?

bRokE …

Friday, July 22nd, 2005

i’ve been living my alone
trying to get you out of my life
but after all this time
i can’t help myself but miss you

you’re once a dream that came true
an illusion that turned to reality
but suddenly, things turned differently
the way they used to be
untill such time i have no choice but to let you go

you’re the reason for my sleepless nights
coz you keep stayin’ on my mind
i can’t help myself from crying
coz i’m missing you so much

all the pain & sadness are bound inside my heart
all the memories are still preserve in my mind
i miss you so much
coz i can’t hide the fact that i’m still inlove with you

my life will never be the same again
now that you’re gone
i’ll be trapped in this loneliness forever
unless a boy like you will bloom into my life again….

I thought this was a letter I would never have to write,
I hoped my tongue was something I could bite.
I’ve realized its just something I cannot do,
Here are my feelings, just a few.
First, I’m still so In Love with you, after all this time,
You told me the same, then left me, what a crime.
Time has passed, everyday you’re on my mind,
Maybe Your love is with someone else now, what a bind.
The pain of losing you is still fresh in my brain,
everyday my heart feels the pain.
Will we ever be together again, i say as I sob and mope
as each day passes, I lose a little more hope.
I’ll always LOVE you hold these words true
Don’t hate me for this, this is what pain is making me do.
My heart is broken in so many a part,
Do I still have a place in your heart?….


this is dedicated 4 my friend, someone who feel sad, pain  and broken heart..
i hope u will found ur way an be happy all the time even without him…

I said a prayer for you today…

Thursday, July 21st, 2005

                  I said a prayer for you today
                  And know God must have heard.
                  I felt the answer in my heart
                  Although He spoke not a word.


                  I didn’t ask for wealth or fame
                  (I knew you wouldn’t mind).
                  I asked for priceless treasure rare
                  Of a more lasting kind.


                  I prayed that He’d be near you
                  At the start of each new day
                  To grant you health and blessings fair,
                  And friends to share your way.


                  I asked for happiness for you
                  In all things great and small
                  But that you’d know his loving care
                  I prayed the most of all.

FoR mY greAt Dad…

Sunday, July 17th, 2005

I watch you sleeping peacefully there
And hold you in my arms and think
What a joy you are to me
I touch your cheek as soft as silk
Your hair is like spun gold
I hold your little body close
And rock you to and fro
I sing you songs and lullabies
And say you are Daddy’s little boy
I see you smile your face alight
As you find new things a joy
I watch you toddle and stop your fall
I want to keep you from all harm
I know you are God’s special gift to me
You give me so much pleasure
Of all the things that a father could have
You are the greatest treasure.

Hope you are in heaven so no one can hurt your soul..